TRANSFORMASI KREATIVITAS MENJADI NILAI EKONOMI : PELATIHAN BOUQET SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.53515/ancomis.v2i1.35Keywords:
Creative Economy1, Women's Empowerment2, Creativity3, Community empowermentAbstract
The transformation of creativity into economic value has become an important community empowerment strategy to improve family welfare, particularly among rural women. This study aims to examine how bouquet-making training enhances creative skills, entrepreneurial literacy, and family income opportunities among housewives in Yasmui Village, Leuwidamar District, Lebak Regency, Banten. A qualitative case study approach was employed involving 15 purposively selected participants. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, documentation, and questionnaires, and were analyzed using thematic analysis. The findings reveal that the training significantly improved participants' practical skills, with all participants successfully producing marketable bouquet products after completing the program. Furthermore, 93% of participants expressed satisfaction with the training. The program also increased participants' self-confidence, entrepreneurial knowledge, and opportunities to establish small-scale businesses that provide alternative sources of family income. These findings demonstrate that community-based training using a learning by doing approach effectively transforms creativity into economic value while strengthening women's economic empowerment. The study concludes that bouquet-making training represents a sustainable community empowerment model that supports the development of the creative economy and contributes to improving household welfare.
Transformasi kreativitas menjadi nilai ekonomi merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya bagi perempuan di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelatihan pembuatan bouquet mampu meningkatkan keterampilan kreatif, literasi kewirausahaan, serta peluang peningkatan pendapatan keluarga pada komunitas ibu rumah tangga di Desa Yasmui, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 15 peserta yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan peserta, di mana seluruh peserta mampu menghasilkan produk bouquet yang layak jual setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, sebanyak 93% peserta menyatakan puas terhadap pelaksanaan program. Pelatihan juga meningkatkan kepercayaan diri, literasi kewirausahaan, serta membuka peluang usaha baru yang memberikan alternatif sumber pendapatan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis komunitas dengan pendekatan learning by doing efektif mentransformasi kreativitas menjadi nilai ekonomi sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan bouquet dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan keluarga.





Annual Conference on Moderate Islamic Studies