Model Pendidikan Karakter Islami Berbasis Local Wisdom
Keywords:
Pendidikan karakter, Local WisdomAbstract
Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah bertujuan membentuk siswa yang berakar pada nilai budaya dan tradisi masyarakat setempat. Pendekatan ini tidak hanya mengajarkan nilai-nilai umum, seperti kejujuran dan tanggung jawab, tetapi juga nilai lokal seperti gotong royong, sopan santun, dan kepedulian lingkungan. Implementasi dilakukan melalui kegiatan sehari-hari, seperti membersihkan lingkungan bersama, melaksanakan upacara adat, atau pembelajaran cerita rakyat dengan pesan moral. Dengan mengintegrasikan kearifan lokal, siswa diharapkan menjadi individu cerdas secara intelektual sekaligus memiliki kesadaran budaya, memperkuat identitas sosial di tengah keberagaman global. Penelitian ini berfokus pada: 1) Nilai-nilai pendidikan karakter Islami berbasis kearifan lokal di MA Al-Qodiri 1 Jember, 2) Strategi pelaksanaannya, dan 3) Dampaknya pada peningkatan kompetensi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Kredibilitas data diuji melalui triangulasi dan pemeriksaan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) nilai-nilai pendidikan karakter Islami berbasis kearifan lokal di MA Al-Qodiri meliputi kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, dan demokratis. 2) Strategi penerapannya mencakup penyusunan program, penyediaan sarana-prasarana, dan penggunaan media. 3) Dampaknya terlihat pada karakter siswa yang disiplin, religius, dan mandiri dalam kegiatan sehari-hari. Integrasi kearifan lokal ini membantu siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral yang kuat untuk menghadapi tantangan global.





Annual Conference on Moderate Islamic Studies